 |
| Sumber : smahangtuah.org |
Tidak dapat dipungkiri bahwa pendidikan itu penting. Setiap manusia
berhak menimba pendidikan. Pendidikan itu sendiri dapat diartikan
sebagai suatu metode untuk mengembangkan keterampilan, kebiasaan, dan
sikap-sikap yang diharapkan dapat membuat seseorang menjadi lebih baik.
Maka dengan adanya pendidikan, setiap manusia dapat mengambil
keputusan-keputusan, menyelesaikan persoalan-persoalan, juga
mencerdaskan diri untuk kepentingan bangsa dan negara.
Indonesia merancang sebuah sistem pendidikan yang telah lama bertahan
dan telah digunakan di sekolah-sekolah negeri maupun swasta. Seperti
yang kita ketahui, pendidikan di Indonesia dibagi ke dalam empat jenjang
yaitu anak usia dini, dasar, menengah, dan tinggi. Saat ini, seluruh
penduduk Indonesia diharuskan mengikuti program wajib belajar pendidikan
dasar selama sembilan tahun. Setelah diberlakukan program tersebut,
seharusnya peran Indonesia di bidang pendidikan dapat dibilang cukup
baik. Namun mengapa di luar sana, masih banyak pengangguran, koruptor,
dan terbentuknya kelompok-kelompok yang merugikan masyarakat?
Di
samping itu, kita pun sering mendengar siswa-siswi berprestasi maupun
siswa-siswi menengah ke atas yang memilih untuk menuntut ilmu di luar
negeri ketimbang menuntut ilmu di Indonesia. Mengapa demikian?
Berdasarkan artikel BBC yang diterbitkan pada tanggal 27 November 2012,
sistem pendidikan di Indonesia menempati peringkat terendah di dunia.
Pertanyaan-pertanyaan mulai bermunculan di benak masyarakat Indonesia.
Lantas, apa yang salah dengan sistem pendidikan di Indonesia? Berikut,
kita akan mengulas kesalahan-kesalahan sistem pendidikan di Indonesia.